Sedikit Tentang Kompos

Kompos adalah salah satu penutup tanah dan akar serta dan korektor tanah alami yang terbaik. Beberapa fungsi dan keuntungan kompos antara lain adalah;- sebagai pengganti pupuk buatan dengan biaya yang sangat murah, bahkan kita bisa membuatnya tanpa mengeluarkan sepeser uang pun, fungsi yang lain adalah untuk perbaikan struktur tanah, tekstur, aerasi dan peningkatan daya resap tanah terhadap air– kompos akan mengurangi kepadatan tanah lempung dan membantu tanah berpasir untuk menahan air, fungsi yang lain;- kompos adalah stimulan untuk meningkatkan kesehatan akar tanaman. Hal ini dimungkinkan karena adanya kompos menyediakan makanan untuk mikroorganisme yang menjaga tanah dalam kondisi sehat dan seimbang, selain itu dari proses konsumsi mikroorganisme tersebut menghasilkan nitrogen, potasium dan fosfor secara alami.

Kebanyakan mereka yang senang berkebun memahami nilai kompos untuk tanah dan tanaman. Mungkin saat ini banyak orang tidak tertarik untuk membuat kompos, tetapi ketika kita dihadapkan pada krisis penanggulangan sampah, saya pikir pembuatan kompos dapat menjadi salah satu solusinya. Intinya adalah jangan sembarangan membuang sampah yang kita hasilkan, pilah-pilah terutama material limbah yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanah. Inilah tahap pertama dalam pembuatan kompos, dan asal tahu saja bahwasanya sepertiga limbah yang dihasilkan sadalah sampah organik yang berasal dari halaman dan dapur kita. Permasalahannya kemudian, sudikah kita mengalokasikan waktu untuk memecahkan persoalan bersama ini?

Dalam pembuatan kompos perlu diperhatikan keseimbangan rasio material yang kaya karbon dan nitrogen. Rumus sederhananya adalah;- material kaya karbon biasanya coklat, sedangkan yang kaya nitrogen hijau, coklat misalnya daun-daun kering, cuilan kayu, dan yang tergolong hijau misalnya potongan rumput segar dan sisa-sia sayuran dari dapur. Oh ya perlu diingat, beberapa sampah tidak cocok digunakan sebagai kompos, misalnya debu arang atau sisa pembakaran karena dikhawatirkan mengandung material yang berbahaya untuk tanaman, kotoran kucing, anjing dan binatang peliharaan lainnya, daging, lemak, minyak, tulang, kapur, dll.

Banyak metode yang bisa diterapkan untuk pembuatan kompos, kita bisa cek disini, disini, dan disini dan di blog petani desa ini. Sudah banyak yang menuliskannya dengan bagus, jadi untuk kali ini saya tidak menuliskan cara pembuatan kompos dengan detail, kecuali kalau besok-besok ada teknologi baru yang lebih bermanfaat.

Nah sekarang satu pertanyaan didalam hati saya, kira-kira apa yang bisa menggerakkan anda-anda untuk mulai membuat kompos sendiri?

About these ads
17 comments
  1. erander said:

    Jadi .. untuk membuat kompos diperlukan waktu berapa lama ya mbak?? maklum, untuk orang-orang yang bekerja, mengatur waktu adalah seni tersendiri.

  2. Pembuatan kompos memakan waktu 4-6 minggu tergantung dari bahannya. Tapi tenang saja, waktu yang diperlukan untuk persiapan kira-kira hanya satu jam, penambahan bahan organik yang baru bisa dilakukan dua hari sekali jika memakai metoda selapis demi selapis dan ini memakan waktu hanya beberapa menit, setelahnya minimal seminggu sekali kita sempatkan untuk mengaduk kompos tersebut dan itu juga tidak memakan waktu lama. Kompos dikatakan telah jadi, jika warnanya sudah kehitaman, suhu sudah normal, dan tidak berbau sampah. Tempat pembuatan kompos (komposter) sekarang telah beragam, model-model yang baru malah terlihat lebih manis dan bisa diletakkan di dalam rumah. Bang Eby, saya kira membuat kompos tidak akan mengganggu jam kerja seorang pegawai kecuali kalau Bang Eby bermaksud mendirikan pabrik kompos (ajak-ajak ya :) ).

  3. OraJere said:

    wah bagus nih buat dipraktekkin, tapi sayangnya saya lebih suka pakai pupuk yang tinggal beli di toko :mrgreen:

    Nah sekarang satu pertanyaan didalam hati saya, kira-kira apa yang bisa menggerakkan anda-anda untuk mulai membuat kompos sendiri?

    yang bisa menggerakan itu hanya ibu saia seorang(soalnya perintah orang tua kan wajib ditaati), hohohohoho
    salam kenal kawan :)

  4. sepertinya ini berguna , kebetulan ayah sedang keranjingan berkebun di tempat kakak
    terima kasih ya

  5. OJ,
    Thanks sudah mampir kesini, aku udah ke blogmu dan it’s cool! Wah kamu anak yang baik ya keep it bro. :)

    Realylife,
    Sama-sama, mudah-mudahan bermanfaat :)

  6. Manfaatkan Kompos!!!
    blog walking neh….
    mampir y………

  7. Oke Ndra, sering-sering singgah ya :)

  8. Wah info yang bagus… Tapi mo tanam apaan ya… lahannya ga ada juga…

  9. JJ,di lahan yang terbatas kamu bisa gunakan pot. Pot-pot itu juga bisa disusun secara vertikal jadi nggak menyita lahan. :)

  10. yaaaah syg sekaleee…
    nda da waktu buat mempraktekkan.. ;)

  11. Aku tahu, mungkin informasi ini baru kamu butuhkan kelak buat tetangga kiri-kanan-depan-belakang :)

  12. pupuk anorganik kayaknya memang lebih cocok daripada menggunakan pupuk kimiawi. itu kata orang yang tahu loh!

  13. zunic@ntique said:

    saya pernah mencoba membuat pupuk kompos, tapi hasilnya kurang memuaskan, warnanya berubah cokelat. padahal menurut petunjuk yang saya ketahui, kompos seharusnya berwarna hitam. pertanyaannya :
    1. apakah kompos yang saya buat itu berhasil atau tidak ?
    2. bagaimana cara membuat kompos yang baik ?
    3. seberapa persen keunggulan kompos dibanding pupuk kimia ?
    tolong kirim jawaban ke email saya !
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih …

  14. lutfi said:

    apa caranya agar pada saat membuat kompos, tidak tercium bau yang tidak sedap

  15. Ipul said:

    Sy punya kebun ubi,dikasih pupuk kompos,ee..ternyata hanya keluar akar saja umbinya g ada knp mbak yaa

  16. Ne_ea said:

    saya ingin tau bagaimana pembuatan kompos yang lebih singkat +- 7hari. apa saja campurannya dan campuran yang paling pokok yang paling mempengaruhi lama waktu pembuatan kompos.
    berapa suhu yang baik pada saat pembuatan kompos itu berlangsung(fermentasi)?
    thanx..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 428 other followers

%d bloggers like this: