Dilarang Mendirikan Bangunan Disini!

Dilarang Mendirikan Bangunan Disini!

Yo_ijo 1

Waktu saya tunjukkan foto ini ke adik saya, dia bilang, “Foto di tempat outing ya?”. Saya sampe melotot, bukannya kenapa-kenapa secara dia pernah tinggal sekitar setengah tahun lebih bersama saya di sekitar sini ini… ;p bikin saya jadi usil, dia aja gak ngenalin ini dimana, apalagi yang bukan tetangga saya.

Lokasi foto ini diseputar pinggiran Jakarta Selatan, ke terminal busway yang paling dekat cuma sekitar dua kilometer. Sekarang di bagian lembah yang di bawah itu ada plank bertuliskan milik Pemda DKI. Saya sering sekali berdoa, semoga tanah kosong itu dibiarkan saja jadi area penghijauan dan resapan air sampai kapan pun. Sedih membayangkan kelak lembah hijau itu berubah jadi hunian padat tanpa perencanaan, atau jadi bangunan bertingkat, jangan pernah ya. :)

 

Yo_ijo 2

Advertisement

15 Responses »

  1. “Di belakang” Kebon binatang benar tapi bukan di Kebagusan Bu, tepatnya di sekitar Ciganjur-Jagakarsa. Oh ya saya ingin ralat, jarak ke terminal busway kira-kira 3 km-an bukan 2 km.

  2. Secara visual kelihatannya antara 20-an Ha. Cuma kalau dibuat pemukiman–perencanaan drainagenya harus bagus karena lokasinya benar-benar pertemuan antara dua bukit (mungkin lebih karena belum pernah mengitari seluruh pinggirannya).

  3. JAKARTA SELATAN???

    Are you kidding me???… DIMANDANGGGG??? (Dimana???) masih ada yach daerah kek gini dijakarta selatan? (asli, gak pernah tahu lohhh..)

    *heran beneran*

  4. ….tataguna lahan plus tata ruang di jakarta yang sudah menjadi perda pun kalah menyerah oleh kerakusan para investor yang tidak ada kaitannya dengan pelestarian lingkungan……dan tentunya karena ada izin dari sang pejabat kota…..ya sebaiknya ada daerah serapan dan area penghijauan….bahkan sebaiknya kota menyisakan area lindung untuk hutan kota….kita gemas melihatnya mengingat di kota-kota di eropa bahkan di kuala lumpur malaysia misalnya,sudah banyak ruang yang begitu rindang nan hijau dengan pepohonan…..

  5. @Prof. Sjafri,
    Ya begitulah Prof. Tadi subuh-subuh saya lewat Kalibata udara masih terasa segar, lantas ketika melintasi jalan pasar minggu, jati padang, (mangga besar?)margasatwa… waduh nafas saya mulai sesak, baru ketika sampai di sekitar tempat tinggal saya kira-kira jam 6.15 alhamdulillah hidung saya langsung familiar, udara masih terasa segar, lega rasanya. Saya pikir karena kebiasaan tinggal disini yang udaranya segar membuat saya jadi sensitif bila berada ditempat yang banyak asap kendaraannya, buktinya sampai jam sembilan ini hidung saya masih nggak enak rasanya.
    Btw, prof kalau dari sudut pandang investor, bisa jadi karena mereka hanya memanfaatkan peluang-peluang yang disediakan oleh peraturan dan aparatur penegaknya. Disisi yang lain dari pengalaman di lapangan saya lihat ada juga aparat yang tidak paham isi aturannya di departmenenya. Jadi… benar-benar harus di benahi semuanya.

  6. Baru banget (tadi pagi / 7-7-08), Tanah deket rumah udah dipasang plank milik gading orchid (mungkin grup summarecon).

    Biang kerok yang bikin banjir di wilayah klp gading jakut

  7. tepatnya di daerah mana sih? ciganjur deket sma 97? atau lurusannya gang joe?

    Yoga:
    Ssstt… kalau disebutkan di sini… takutnya nanti sore pulang plank di lembah udah diganti:- milik pengembang ANU :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s