Hari ini temanya Sting. Di Agoyyoga atau di sini akan terlihat hari ini Sting menemani saya dari pagi sampai sekarang, non stop satu album diputar berulang-ulang. Untung cuma saya sendiri yang dengar kalau tetangga kiri kanan depan belakang dengar mungkin mereka sudah muntah berbaskom-baskom. Hehehe…. Kalau disini saya akan cuplik sedikit lirik Love is The Seventh Wave: -
In the empire of the senses
You’re the queen of all you survey
All the cities all the nations
Everything that falls your way
There is a deeper wave than this
That you don’t understand
There is a deeper wave than this
Tugging at your hand
…
Kata Sting lirik itu terinspirasi ketika ia asyik memandangi peselancar di Barbados, bagi peselancar gelombang yang terkuat adalah gelombang yang ke-tujuh. Gelombang itu menguat, menguat dan semakin menguat pada yang ketujuh kemudian melemah, mengulang lagi. Sting menerjemahkan gelombang ke-tujuh sebagai cinta yang kuat, yang bisa melawan segala hal yang destruktif terhadap cinta itu sendiri. Hanya gelombang yang ke-tujuh yang ia pilih.
Lantas apakah cinta bisa surut dan melemah seperti gelombang yang lain? Mungkin dan rasanya demikian. Tanpa pupuk dan jika waktunya sudah usai mungkin cinta serupa gelombang ke-enam, gelombang ke-dua atau ke-tiga. Sungguh hidup yang dinamis. Mungkin juga gelombang ke-tujuh tak pernah berakhir siapa yang tahu?
Lantas kenapa saya jadi ingat Pandora? Mitos kuno dari Yunani, orang-orang lebih mengenal kotaknya daripada Pandoranya. Beragam mitos menyertai wanita pertama –setan cantik ala mitos Yunani yang dianugerahi hadiah yang unik oleh setiap dewa-dewa yang keberadaannya dimaksudkan untuk menyengsarakan manusia (pria). Ada yang mengatakan dia lah yang membuka phitos (kotak) yang dalam kebudayaan modern dikenal sebagai kotak atau peti Pandora yang berisi setan-setan yang mencerminkan sifat-sifat manusia. Seluruh setan (sifat buruk) keluar:- fitnah, ketamakan, kesombongan, keangkuhan, iri dengki, kesengsaraan dan hanya menyisakan harapan. Tapi dimitos yang lain disebutkan isi phitos tersebut justru adalah kebaikan, coba simak puisi Theognis of Megara seorang penyair Yunani kuno:
Hope is the only good god remaining among mankind;
the others have left and gone to Olympus.
Trust, a mighty god has gone, Restraint has gone from men,
and the Graces, my friend, have abandoned the earth.
Men’s judicial oaths are no longer to be trusted, nor does anyone
revere the immortal gods; the race of pious men has perished and
men no longer recognize the rules of conduct or acts of piety.
Cinta yang kuat seperti gelombang ke-tujuh, ada harapan yang tertinggal di dalam phitos yang dibuka oleh Pandora. Apakah cinta serupa dengan phitos, kotak Pandora? Apakah berlaku untuk semua jenis cinta? Termasuk cinta pada Bumi yang ditelantarkan? In the empire of the senses
You’re the queen of all you survey, apapun jawaban anda mohon dirasakan sendiri.