<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Dimulai dari Kantong Plastik</title>
	<atom:link href="http://amaliaonearth.com/2008/11/03/dimulai-dari-kantong-plastik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/03/dimulai-dari-kantong-plastik/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 11:10:21 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>By: marshmallow</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/03/dimulai-dari-kantong-plastik/#comment-241</link>
		<dc:creator><![CDATA[marshmallow]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 12:03:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=209#comment-241</guid>
		<description><![CDATA[duh, jeeeuungg... gua banget gitu loh!
aku selalu menolak kantong plastik kalau belanjaan masih bisa dibawa di tas sendiri, sampe aku dijuluki &quot;miss green.&quot; biarlah!
syukurnya di sini tiap belanja pelanggan selalu ditanya, &quot;do you need a bag?&quot; yang biasanya selalu kujawab, &quot;no, thanks.&quot;
ada pula &lt;i&gt;green bag&lt;/i&gt; yang selalu dibawa bila hendak berbelanja, jadi gak pakai kantong plastik lagi (walaupun kantong plastik yang ada di swalayan sudah &lt;i&gt;bio-degradable&lt;/i&gt;). kabarnya Oz akan melarang produksi dan penggunaan kantong plastik terhitung tahun depan.

toko buku terbesar di indonesia itu ya? aku pernah punya pengalaman mengesalkan karena mereka menolak saat aku ingin membawa buku yang kubeli tanpa kantong plastik. hello? &lt;i&gt;are you in this warm planet&lt;/i&gt;? kesel gak seeehh...

dan soal kantong yang &lt;i&gt;bio-degradable&lt;/i&gt;, aku dukung bodyshop duoooongg...

*wah, malah ngeblog, padahal tugas masih numpuk. bodo ah!*






&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Aha! Menemukan sekutu! :D
Iya saya baca tahun depan Oz menolak kantong plastik, nah makin nyaman dong dirimu... Benar itu pengalaman di toko buku lokal terbesar di Indonesia, hanya saja sekarang sudah sedikit ada kemajuan. Hari minggu kemarin, ketika membeli cat, kuas, dan beberapa barang kecil, mereka tak menolak ketika saya minta langsung dimasukkan ke dalam tas kain hijau yang fotonya ada di atas itu tanpa kantong plastik mereka. Ya iya lah, hari gini kalau tak sadar-sadar mana bisa maju. 

Kalau toko kosmetik itu, sayangnya di Indonesia nggak menerima &lt;em&gt;refill&lt;/em&gt;, sebagai gantinya mereka menghargai botol bekas produk mereka dengan diskon (cmiiw) sejumlah tertentu. Yah lumayanlah daripada tidak sama sekali.]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>duh, jeeeuungg&#8230; gua banget gitu loh!<br />
aku selalu menolak kantong plastik kalau belanjaan masih bisa dibawa di tas sendiri, sampe aku dijuluki &#8220;miss green.&#8221; biarlah!<br />
syukurnya di sini tiap belanja pelanggan selalu ditanya, &#8220;do you need a bag?&#8221; yang biasanya selalu kujawab, &#8220;no, thanks.&#8221;<br />
ada pula <i>green bag</i> yang selalu dibawa bila hendak berbelanja, jadi gak pakai kantong plastik lagi (walaupun kantong plastik yang ada di swalayan sudah <i>bio-degradable</i>). kabarnya Oz akan melarang produksi dan penggunaan kantong plastik terhitung tahun depan.</p>
<p>toko buku terbesar di indonesia itu ya? aku pernah punya pengalaman mengesalkan karena mereka menolak saat aku ingin membawa buku yang kubeli tanpa kantong plastik. hello? <i>are you in this warm planet</i>? kesel gak seeehh&#8230;</p>
<p>dan soal kantong yang <i>bio-degradable</i>, aku dukung bodyshop duoooongg&#8230;</p>
<p>*wah, malah ngeblog, padahal tugas masih numpuk. bodo ah!*</p>
<blockquote><p><em><strong>Yoga:<br />
</strong></em>Aha! Menemukan sekutu! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Iya saya baca tahun depan Oz menolak kantong plastik, nah makin nyaman dong dirimu&#8230; Benar itu pengalaman di toko buku lokal terbesar di Indonesia, hanya saja sekarang sudah sedikit ada kemajuan. Hari minggu kemarin, ketika membeli cat, kuas, dan beberapa barang kecil, mereka tak menolak ketika saya minta langsung dimasukkan ke dalam tas kain hijau yang fotonya ada di atas itu tanpa kantong plastik mereka. Ya iya lah, hari gini kalau tak sadar-sadar mana bisa maju. </p>
<p>Kalau toko kosmetik itu, sayangnya di Indonesia nggak menerima <em>refill</em>, sebagai gantinya mereka menghargai botol bekas produk mereka dengan diskon (cmiiw) sejumlah tertentu. Yah lumayanlah daripada tidak sama sekali.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

