<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kaiseki</title>
	<atom:link href="http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 11:10:21 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>By: mathematicse</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/#comment-323</link>
		<dc:creator><![CDATA[mathematicse]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Nov 2008 19:52:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=288#comment-323</guid>
		<description><![CDATA[Mba pun harus berani mba.... jangan ragu ambil keputusan, bila sudah ada pelabuhan hati segeralah berlabuh... 

*Sok ngerti permasalahan nih... maaf... * :D


&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Hah? 8-l lho? Ya iya lah dik.. mana ada kapal yang berlayar terus, suatu ketika juga mesti berlabuh, isi solar, ambil air tawar, jahit jala :mrgreen: :lol:]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mba pun harus berani mba&#8230;. jangan ragu ambil keputusan, bila sudah ada pelabuhan hati segeralah berlabuh&#8230; </p>
<p>*Sok ngerti permasalahan nih&#8230; maaf&#8230; * <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><em><strong>Yoga:<br />
</strong></em>Hah? 8-l lho? Ya iya lah dik.. mana ada kapal yang berlayar terus, suatu ketika juga mesti berlabuh, isi solar, ambil air tawar, jahit jala <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' />  <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_lol.gif' alt=':lol:' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kweklina</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/#comment-302</link>
		<dc:creator><![CDATA[kweklina]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 05:12:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=288#comment-302</guid>
		<description><![CDATA[Hidup..mati...cinta..jodoh...semua adalah sebuah misteri,yang kita lalui baru bisa kita mengerti apa kesan...jawaban..bahkan akhir dari semua itu.

Baik atau buruk...jadikanlah sebuah pembelajaran ,untuk diproses sehingga menggapai kesempurnaan...

Setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda...biarkanlah dia memutuskannya...apapun yang terjadi kita hanya bisa melihat,dan mungkin sedikit membantu saat pilihannya ternyata sebuah kesalahan.Rangkulan...kebersamaan,pelukan dan berikanlah bahumu untuk dia bersandar... :)

tapi cinta dapat mengubah ,kesalahan menjadi kebaikan...ataupun sebaliknya.

Mudah-mudahan cinta adikmu tidak salah..kuat...dan mampu untuk dibuktikan dan ditunjukan pada seorang ibu yang sangat menyanyanginya.

Kita bantu dengan doa... semoganya berjalan dengan baik...jangan dirisaukan karena hari esok selalu memberi kita harapan :D



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Ya Cik, semoga cerita ini bisa memberi pelajaran bagi yang membaca, siapa pun yang tengah berproses menuju kesempurnaan. Terima kasih. :)]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup..mati&#8230;cinta..jodoh&#8230;semua adalah sebuah misteri,yang kita lalui baru bisa kita mengerti apa kesan&#8230;jawaban..bahkan akhir dari semua itu.</p>
<p>Baik atau buruk&#8230;jadikanlah sebuah pembelajaran ,untuk diproses sehingga menggapai kesempurnaan&#8230;</p>
<p>Setiap orang memiliki jalan hidup yang berbeda&#8230;biarkanlah dia memutuskannya&#8230;apapun yang terjadi kita hanya bisa melihat,dan mungkin sedikit membantu saat pilihannya ternyata sebuah kesalahan.Rangkulan&#8230;kebersamaan,pelukan dan berikanlah bahumu untuk dia bersandar&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tapi cinta dapat mengubah ,kesalahan menjadi kebaikan&#8230;ataupun sebaliknya.</p>
<p>Mudah-mudahan cinta adikmu tidak salah..kuat&#8230;dan mampu untuk dibuktikan dan ditunjukan pada seorang ibu yang sangat menyanyanginya.</p>
<p>Kita bantu dengan doa&#8230; semoganya berjalan dengan baik&#8230;jangan dirisaukan karena hari esok selalu memberi kita harapan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p><em><strong>Yoga:<br />
</strong></em>Ya Cik, semoga cerita ini bisa memberi pelajaran bagi yang membaca, siapa pun yang tengah berproses menuju kesempurnaan. Terima kasih. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: natazya</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/#comment-290</link>
		<dc:creator><![CDATA[natazya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 11:00:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=288#comment-290</guid>
		<description><![CDATA[pilihan dan pilihan... barusan juga baca di bu Enny yang sehubungan dengan pilihan...

tapi memang kadang seorang ibu yang sangat mulia sekalipun suka lupa bahwa anak akhirnya bukan hak milik dan akan ada saat menentukan jalannya sendiri...



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Betapa pun hidup adalah pilihan Naz... :D]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pilihan dan pilihan&#8230; barusan juga baca di bu Enny yang sehubungan dengan pilihan&#8230;</p>
<p>tapi memang kadang seorang ibu yang sangat mulia sekalipun suka lupa bahwa anak akhirnya bukan hak milik dan akan ada saat menentukan jalannya sendiri&#8230;</p>
<blockquote><p><em><strong>Yoga:<br />
</strong></em>Betapa pun hidup adalah pilihan Naz&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edratna</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/#comment-287</link>
		<dc:creator><![CDATA[edratna]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 00:05:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=288#comment-287</guid>
		<description><![CDATA[Yoga, setelah kehebohan soal pilihan si bungsu kemarin, saya jadi paham, kadang memang dalam keluarga ada perbedaan pendapat. Dan kadang, kekawatiran ibu belum tentu terjadi...seperti pesanku pada si bungsu, ayah ibu menyayangimu, tapi kadang beda pendapat...jika engkau yakin, melangkahlah...tak harus mengikuti pendapat ayah ibu, karena kadang itu juga belum tentu benar, karena ayah ibu sering berdasarkan kekawatiran orangtua...

Nahh akhirnya Yoga tahu sendiri hasilnya, kekawatiran yang tak perlu.

Si bungsu dalam ceritamu ini telah menetapkan pilihan, dan berani melangkah dengan segala konsekuensinya. Jadi, jika telah pas waktunya, engkaupun harus berani melangkah Yoga...karena kita tak pernah tahu apa yang didepan kita...namun dengan melangkah berarti kita berani berjalan terus, dan dengan bekal selama ini sebetulnya tak perlu ada yang dikawatirkan, walau kadang jalan didepan akan terjal, menikung, ataupun kadang badai menghantam.




&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Benar Bu, saya belajar memahami persoalan dengan belajar pada pandangan Ibu tentang keluarga. Belajar memahami kekhawatiran orang tua, mana ada orang tua yang ingin anaknya sengsara? Meski intuisi dan perasaaan orang tua lebih peka, tapi toh masih sama manusia. Ibu benar. 

Tentang saya Bu? Ya jika saatnya harus melangkah kelak, InshaAllah saya akan melangkah tanpa ragu. Terima kasih nasehatnya Bu. :)]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yoga, setelah kehebohan soal pilihan si bungsu kemarin, saya jadi paham, kadang memang dalam keluarga ada perbedaan pendapat. Dan kadang, kekawatiran ibu belum tentu terjadi&#8230;seperti pesanku pada si bungsu, ayah ibu menyayangimu, tapi kadang beda pendapat&#8230;jika engkau yakin, melangkahlah&#8230;tak harus mengikuti pendapat ayah ibu, karena kadang itu juga belum tentu benar, karena ayah ibu sering berdasarkan kekawatiran orangtua&#8230;</p>
<p>Nahh akhirnya Yoga tahu sendiri hasilnya, kekawatiran yang tak perlu.</p>
<p>Si bungsu dalam ceritamu ini telah menetapkan pilihan, dan berani melangkah dengan segala konsekuensinya. Jadi, jika telah pas waktunya, engkaupun harus berani melangkah Yoga&#8230;karena kita tak pernah tahu apa yang didepan kita&#8230;namun dengan melangkah berarti kita berani berjalan terus, dan dengan bekal selama ini sebetulnya tak perlu ada yang dikawatirkan, walau kadang jalan didepan akan terjal, menikung, ataupun kadang badai menghantam.</p>
<blockquote><p><em><strong>Yoga:<br />
</strong></em>Benar Bu, saya belajar memahami persoalan dengan belajar pada pandangan Ibu tentang keluarga. Belajar memahami kekhawatiran orang tua, mana ada orang tua yang ingin anaknya sengsara? Meski intuisi dan perasaaan orang tua lebih peka, tapi toh masih sama manusia. Ibu benar. </p>
<p>Tentang saya Bu? Ya jika saatnya harus melangkah kelak, InshaAllah saya akan melangkah tanpa ragu. Terima kasih nasehatnya Bu. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Daniel Mahendra</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/#comment-285</link>
		<dc:creator><![CDATA[Daniel Mahendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 17:32:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=288#comment-285</guid>
		<description><![CDATA[Taruh saja di museum, abadikan, kalau tak berani memakannya. Semua dan segala ada konsekuensinya.

Hidup memang tak asal coba. Tapi hidup pun akan lewat begitu saja kalau kita tak berani mencobanya.

Seperti halnya kamu. Seperti halnya aku. Seperti halnya setiap orang yang masih lagi dapat disebut manusia.

Hidup adalah pilihan!

Coba dan terima konsekuensinya dengan matang. Atau,
tak perlu disentuh. Dengan syarat: tak ada lagi gerutuan.

Karena hidup adalah pilihan!



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Aku terkesan dengan komentarmu Niel, merasakan kamu menuliskannya dengan hati. :)

&lt;blockquote&gt;Jika makanan telah tersaji mengapa mesti meletakkannya di museum, yang bisa dilakukan makan! Atau buang dan biarkan basi!&lt;/blockquote&gt;

]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Taruh saja di museum, abadikan, kalau tak berani memakannya. Semua dan segala ada konsekuensinya.</p>
<p>Hidup memang tak asal coba. Tapi hidup pun akan lewat begitu saja kalau kita tak berani mencobanya.</p>
<p>Seperti halnya kamu. Seperti halnya aku. Seperti halnya setiap orang yang masih lagi dapat disebut manusia.</p>
<p>Hidup adalah pilihan!</p>
<p>Coba dan terima konsekuensinya dengan matang. Atau,<br />
tak perlu disentuh. Dengan syarat: tak ada lagi gerutuan.</p>
<p>Karena hidup adalah pilihan!</p>
<blockquote><p><em><strong>Yoga:<br />
</strong></em>Aku terkesan dengan komentarmu Niel, merasakan kamu menuliskannya dengan hati. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>Jika makanan telah tersaji mengapa mesti meletakkannya di museum, yang bisa dilakukan makan! Atau buang dan biarkan basi!</p></blockquote>
</blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ikkyu_san</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/#comment-284</link>
		<dc:creator><![CDATA[Ikkyu_san]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 16:18:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=288#comment-284</guid>
		<description><![CDATA[hmmm pantas tadi bertanya terntang kaiseki.
apa yang indah itu memang memanjakan mata, tapi belum tentu memanjakan perut. 
tapi bagaimana bisa tahu kalau tidak diicip dulu?

EM



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;;)) Hihii benar Mbak, ada udang dibalik tepung, ada tempura diatas nampan... sedap makanya mesti dicicipi atau dihabiskan sekalian, kan sayang, sudah dimasak dan disajikan pula, apa susahnya tinggal menikmati? ;) ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmmm pantas tadi bertanya terntang kaiseki.<br />
apa yang indah itu memang memanjakan mata, tapi belum tentu memanjakan perut.<br />
tapi bagaimana bisa tahu kalau tidak diicip dulu?</p>
<p>EM</p>
<blockquote><p><em><strong>Yoga:<br />
</strong></em> <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> ) Hihii benar Mbak, ada udang dibalik tepung, ada tempura diatas nampan&#8230; sedap makanya mesti dicicipi atau dihabiskan sekalian, kan sayang, sudah dimasak dan disajikan pula, apa susahnya tinggal menikmati? <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: pakde</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/#comment-283</link>
		<dc:creator><![CDATA[pakde]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 15:19:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=288#comment-283</guid>
		<description><![CDATA[Seni masak tertinggi di Jepang ini, yang hanya bisa dikerjakan oleh para koki yang sudah berpengalaman dan pakar di bidangnya loh, mengandalkan sayuran, daging dan seafood. Bearti keluargamu sudah ahli ya...salut salut salut !! Tunggu apa lagi? Menjamu mitra bisnis yang dijamin &#039;berkelas&#039; dengan kaiseki kayaknya pilihan yang tepat ya...tapi di Jambi mana ada.

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;blockquote&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Benar pakde, dibutuhkan &lt;em&gt;skill&lt;/em&gt; khusus. Apakah keluarga &quot;aku&quot; mahir menyajikannya? Nah mari kita tanyakan pada keluarga di atas... ]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Seni masak tertinggi di Jepang ini, yang hanya bisa dikerjakan oleh para koki yang sudah berpengalaman dan pakar di bidangnya loh, mengandalkan sayuran, daging dan seafood. Bearti keluargamu sudah ahli ya&#8230;salut salut salut !! Tunggu apa lagi? Menjamu mitra bisnis yang dijamin &#8216;berkelas&#8217; dengan kaiseki kayaknya pilihan yang tepat ya&#8230;tapi di Jambi mana ada.</p>
<p><em><strong><br />
<blockquote>Yoga:
</p></blockquote>
<p></strong></em>Benar pakde, dibutuhkan <em>skill</em> khusus. Apakah keluarga &#8220;aku&#8221; mahir menyajikannya? Nah mari kita tanyakan pada keluarga di atas&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mascayo</title>
		<link>http://amaliaonearth.com/2008/11/11/kaiseki/#comment-280</link>
		<dc:creator><![CDATA[mascayo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 13:40:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amaliaonearth.wordpress.com/?p=288#comment-280</guid>
		<description><![CDATA[apa daya bila pilihan sudah diputuskan, atas dasar apa kemudian seakan seperti menjadi buta ..
dan ibu, terlalu sayang bila kaisekinya berubah tak indah ..
(*feeling orangtua kadang ada benarnya, saya merasakan itu)



&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Yoga:
&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Ya Pak, begitulah tapi namanya makanan kan harus dimakan Pak :D]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apa daya bila pilihan sudah diputuskan, atas dasar apa kemudian seakan seperti menjadi buta ..<br />
dan ibu, terlalu sayang bila kaisekinya berubah tak indah ..<br />
(*feeling orangtua kadang ada benarnya, saya merasakan itu)</p>
<blockquote><p><em><strong>Yoga:<br />
</strong></em>Ya Pak, begitulah tapi namanya makanan kan harus dimakan Pak <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

