I went to PB 08

I went to PB 08

Jangan memberikan “waktu luang” terlalu lama untuk saya, atau saya akan berpikir lama sebelum memutuskan sesuatu, atau kalau tidak saya hanya berpikir dan waktu yang menyempitkan pilihan. Nah itu yang kerap terjadi.

Awalnya ada banyak pilihan untuk menghabiskan sabtu tanggal 22 kemarin. Antara mengikuti para “soldado” ke Bandung, memenuhi undangan menginap di rumah salah satu sahabat yang anaknya sudah rindu pada saya sejak berbulan-bulan, mengikuti pengajian di sebuah masjid di Bintaro, menjenguk si ganteng-keponakan saya yang sudah sebulan tak saya temui, menjemput adik bungsu di Bandara, atau tiba-tiba hadir di Pesta Blogger 2008, atau diam saja di rumah.

Agenda pertama sampai ketiga langsung tercoret pada hari Jumat. Apa pasal? Sudah seminggu lebih badan ini “penat” minta istirahat. Pilihan keempat akan dijalankan setelah bertemu dengan adik yang akan datang, rencananya kami akan mengunjungi si ganteng, sebelum adik saya melanjutkan perjalanan dinasnya.

Malam sabtu, Bu Enny menelpon saya yang masih di kantor, mengajak datang ke PB08. Kebetulan Bagus, pacar Poppy – sepupu Bu Enny batal hadir, sehingga ada seat yang bisa saya ganti. Satu jam bercakap dengan berbagai topik tentunya, tak langsung membuat saya mengambil keputusan. Mengapa? Karena saya punya janji dengan adik, yang katanya karena saking sibuknya, tak sempat beli tiket dan memutuskan akan go show, jadi nggak bisa ngasih kepastian kapan ia akan tiba di Jakarta. Paling malas sebenarnya menggantungkan nasib macam begini. Tapi demi dia, tak apalah, apalagi kami jarang ketemu dan jarang berkomunikasi.

Sabtunya, ditunggu hingga jam tujuh pagi, tak juga ada kabar, kapan dia akan datang. Masih di atas kasur, saya kirim sms ke Bu Enny..”Bu, saya ditungguin di pintu masuk BPPT kan.. :D “. Setelahnya dengan kepala yang berat dan badan penat, saya lawan dengan mandi dan “berlari” ke BPPT. Jarak antara tempat tinggal saya dan jalan Thamrin sekitar satu jam kalau hari Sabtu. Ingat ini Jakarta. Saya tak ingin membuat Bu Enny and crew garing kebosanan menunggu saya.

Singkat cerita, semua sudah membaca laporannya disini kan? Kalau belum bacalah liputan yang ini dan ini. Bu Enny, menyempatkan membuat catatan selama sessi tanya jawab Enda, dan menuangkannya dengan apik. Salut Bu!

Saya yang sejak mula “ngeblog” tak pernah ada keinginan untuk kopdar, apalagi ikut PB seperti kena tuahnya. Dimulai dari Oktober tahun ini, secara beruntun saya mulai mengiyakan kopdar, kopdar lagi, dan keterusan dengan super kopdar aka Pesta Blogger.

Suasana Pesta Blogger 08

Suasana Pesta Blogger 08

Indahnya silahturahmi dan persaudaraan para blogger membuat saya nggak tega protes ketika melihat foto saya sekarang terpampang jelas di dunia maya. Ya sudahlah. Pasrah, sebagai gantinya saya bertemu dengan teman-teman baru, Ruth Wijaya, Poppy, Narpen, Novi, bertemu Bang Herry Azwan, Mang Kumlod, Pak Yari, Arul, Yusako, Gita “Aprikot”, mas Iman, Ndoro Kakung, Enda Nasution, mbak Nita istri Enda, Ira si Itik Kecil, dan banyak lagi yang jadi kenal gara-gara ngekor Bu Enny yang ramah dan punya banyak fans belia.

The Bloggers

The Bloggers

Akhirnya sabtu kemarin diakhiri dengan kelelahan luar biasa. Saya biarkan adik saya datang sendiri ke rumah saudara yang lain. Maaf ya dik, saya butuh istirahat. Dan esoknya barulah kami berjumpa, saya setor badan – dalam arti begitu datang, langsung melanjutkan tidur di rumah saudara, total hanya berjumpa sekitar 6 jam dan ia melanjutkan perjalanannya. Entah kapan lagi kami bertemu. Take care sist!

##

Berlanjut ke catatan no. 2, Dapat Ilmu!

Foto dan link akan dilengkapi menyusul DONE!

7 Responses to “Catatan Sabtu 22/11/08, Mendadak Berpesta!”

  1. Ikkyu_san Says:

    bisa membayangkan situasi Yoga dalam memilih. Dan memang dalam keadaan kepepet kita bisa berpikir “lurus”. Memutuskan segala sesuatu waktu kepepet adalah otoritas anak pertama Yoga. Jadi kita sama yah.
    BTW makan yang baik dan istirahat cukup supaya cepat sembuh ya
    EM

    Yoga:

    The Power of Kepepet ampuh mbak. Thanks doa dan remindernya mbak. :D

  2. tanti Says:

    “Indahnya silahturahmi dan persaudaraan para blogger membuat saya nggak tega protes ketika melihat foto saya sekarang terpampang jelas di dunia maya. Ya sudahlah. Pasrah” …

    Hahaha… Yoga… GOTCHA !! :)

    Yoga:
    ;)

  3. edratna Says:

    Hehehe….Yoga, kebayang nggak, dari BPPT saya masih nemeni si bungsu nonton James Bond dengan terkantuk-kantuk. Awalnya saya kawatir, karena si bungsu ini lebih pendiam dibanding kakaknya (Yoga bisa lihat, kemarin yang menyapa adalah teman2 anak sulungku), seperti Ilham, dendemang, Catshade dll.

    Minggunya….tiduuuur….tapi malamnya ganti rombongan PG (Pondok Gede) datang…adikku ini juga malas kopdar, padahal kantornya di BPPT (padahal mungkin nyesel sekali setelah tahu begitu serunya kopdar besar di kantornya dia….dulu memang saya yang suka ngoprak-oprak untuk hadir ini itu di IOM ITB. Adikku pulang, saya mesti nglembur menyelesaikan analisa laporan keuangan….dan bangun jam 3 pagi, syukurlah selesai. Jadi Selasa, bangun pagi lagi jam 3 pagi…jam 5.30 wib udah ke Kelapa Gading, ke Dana Pensiun (kantor), ke Pro XL, dan ke kantor lama di Semanggi….sampai rumah pusiiiing banget. Mau tidur…o alah…ada telepon bisa nggak ngajar ke Papua…..yaaa…antara senang dan deg2an lha badanku udah remuk redam.

    Saya nggak nyesel Yoga, walau badan babak belur…. aha… fans ku banyak ya (anak kecil-kecil seumur Narpen, dan adik kelas Yoga dari blogger TPC Surabaya), juga dari “Wong Kito” serta geng UI….ya, itulah risiko menjadi ibu, yang anaknya udah dewasa, agar tetap dekat dengan mereka (baca blog Ari, di http://cacianqalbukunderemp.blogspot.com/2008/11/
    mimpi-aneh.html).

    Jadi…ga nyesel kan ketemu mas Iman yang guanteng dan….hm…hm….lebih keren dibanding fotonya. Juga bisa ngobrol dengan Mas Enda Nasution bersama nyonya, malah kita duduk berdampingan…juga ndoro kakung, dan Chika yang cantik dan menarik…..).

    Kapan-kapan ke angkringan ya…ntar tak sms paman Tyo, jadi kita ngepasi pas ada Paman….bawa laptop, biar bisa internetan.

    Yoga:

    Merasa nggak rugi sama sekali, apalagi session diskusi photobloging… Ke angkringan? Boleh siapa takut… :D


  4. Ahoi! Yoga muncul ke permukaan… ;)

    Yoga:

    Ah apa sih Niel…

  5. nh18 Says:

    Aaarrrrggghhh
    ada Abang Hery Azwan …
    juga ada Ipey (IPK4)
    Temen-temen lama blog saya

    Ah Sayang sekali saya tak bisa hadir waktu itu …

    Salam saya

    Yoga:

    Masih ada lain kali Pak… :D

  6. kweklina Says:

    wah…seru ya…kapan saya bisa ikutan…mudah-mudahan suatu saat pas saya pulang keindonesia ada acara begini,pasti ikut deh….

    Mbak yoga yang mana? hehehehe apa yang mengenakan jilbab itu?

    Salam buat semua ya!

    Yoga:

    Benar ya Cik Aling? Saya yang mana ya? yang mana ya Cik?


  7. [...] – New Indonesia Tourism Campaign – versi pesta blogger 2008 – Reportase Pesta Blogger 2008 – Catatan Sabtu 22/11/08, Mendadak Berpesta! – NIKMAT PESTA BLOGGER 2008 – Cerianya Pesta Blogger 2008 – Menjadi Kompasianawan – Lokasi Acara [...]


Leave a Reply