Dua bulan terakhir adalah bulan yang mengajarkan falsafah “sawang sinawang” buat saya, antara yang menyenangkan dan tidak, datang silih berganti. Kalau soal senang atau tidak, nggak beda dengan bulan-bulan yang lalu, tapi kali ini yang namanya libur panjang benar-benar terjadi dan saya bosan.
Bagaimana tidak, dua kali bed rest dalam dua bulan yang benar-benar diwajibkan, stay on the bed, dua kali bed rest? Ya, uhm, salah sendiri, masih ingat apa kata Sir Isaac Newton? For what I’ve done, I will do, and I want to do, to every action there is always equal and opposite or contrary reaction, dan sudah tahu begitu, tetap saya khianati juga kewajiban itu, dengan bepergian ke luar kota, bezoek toko-toko buku yang merindukan saya, ngantor hingga akhir pekan, dan sekadar jalan pagi, lantas ketika vonis bed rest muncul untuk kedua kalinya, saya pasrah dan memutuskan untuk membantu sang bakteri menuntaskan persinggahan mereka di “planet” kecil yang meraka temukan, ya tubuh saya itu. Kemudian tibalah liburan Natal, berlanjut dengan libur tahun baru, ruang waktu yang luang melompong tak ayal menghajar saya untuk melakukan renungan panjang.
Walhasil salah satu memori dikepala tentang masa-masa lalu terbuka. Ada masanya ketika menjadi bagian dari teman-teman yang idealis, tak berjarak dengan yang menyebut dirinya kaum marjinal, baik yang benar-benar tersisih maupun menyisihkan diri dari yang serba hedonis dan mengusung simbol-simbol kaum borjuis, bergaul pula dengan mereka yang membawa wacana agama dalam idealismenya, bergabung dengan mereka yang kiri dan kanan tak jadi soal.
Melebur dengan kelompok-kelompok studi, yang bukan untuk belajar matematika atau mekanika, yang anggotanya pun tak kalah beraneka, mulai dari yang super ideal hingga yang pragmatis, ampun-ampunan dan hadir hanya untuk menguji isi kepalanya, sama halnya ketika anda iseng-iseng mengisi teka-teki silang atau mencoba menghitung IQ. Jangan salah mengerti, ini bukan sinisme, toh bebas-bebas saja mengikuti kegiatan penalaran demikian, dan isinya semestinya adalah manusia bebas yang sedang membebaskan dirinya.
Bebas?
b e b a s ?
BEBAS?
Membebaskan diri? Freedom?
Manusia Bebas?
B e b a s ?
Siapa?
MANUSIA BEBAS ?
Read the rest of this entry →