Sahabat 1N3B yang tercinta, saat ini 17 volunteer 1N3B tengah bersiap-siap untuk melakukan perjalanan panjang yang akan bermula dari subuh nanti hingga tanggal 25 Mei 2009, menuju Siberut hingga kembali lagi ke Jakarta. Ke-17 volunteer tersebut adalah: Uju Ayie aka Fahri Zulverdie, Undix aka Sri Setyoko, Tyty Candra, Titi Oengoe, Taufan, Piter, Ovie, Erin, Arin, Mutia, Hendi, Risna, Arry, CT aka Charlie Tendean, Fedi, Anto dan Hendra. Dengan menyesal saya tak bisa mengikuti perjalanan ini dikarenakan keharusan untuk “terbang” ke kota lain yang amat jauh dari Mentawai. Sedih memang, hingga awalnya saya perlu mengulangi kalimat milik Langit Merah, tokoh yang ditulis Bubin Lantang, yaitu bahwasanya hidup bukan tentang apa yang kau inginkan dan apa yang tidak kau inginkan, semata-mata untuk menentramkan hati saya. Maka disinilah saya sekarang, hendak menyambut awal perjalanan teman-teman saya, teman-teman anda juga para sahabat 1N3B, menuju Siberut di Mentawai sana. Dan kira-kira apa yang akan dilakukan tim volunteer ini di sana? Inilah jadwal kegiatan tim 1N3B yang ke Siberut.
Agenda kegiatan telah diatur sedemikian rupa agar perjalanan ini demikian efisien dan tepat dengan jadwal transportasi umum yang akan digunakan tim. Namun demikian, kami tetap waspada dengan situasi alam yang mungkin saja berubah mengingat efek pemanasan global, yang rasanya makin terasa belakangan ini.
19 Mei 2009
Perjalanan Jakarta-Padang dengan menempuh pesawat udara, setibanya di sana tim akan beristirahat dan berbelanja kebutuhan logistik. Pada pukul 17.00 tim bergerak menuju pelabuhan Teluk Bayur dan melanjutkan perjalanan via laut yang rencananya dengan menumpang Feri Ambu-Ambu. Perjalanan menuju Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai diperkirakan akan memakan waktu 9 jam, dalam kondisi normal.
20 Mei 2009
Diperkirakan tim tiba di pelabuhan Tuapeijat – Pulau Sipora pada pukul 6 pagi. Pada pukul 8.30 dimulai perjalanan menuju Muara Siberut. Diperkirakan perjalanan memakan waktu satu jam. Setibanya di sana tim harus berganti dengan boat yang lebih kecil, untuk menuju desa Madobak, waktu tempuh diperkirakan empat jam. Malam hari di desa Madobak, tim akan bersilahturahmi dengan tokoh masyarakat setempat, dan berkoordinasi dengan guru, kepala sekolah, serta pihak pos pelayanan masyarakat, dlanjutkan dengan kegiatan menyusun buku di rumah baca.
21 Mei 2009
Sehabis sarapan tim akan menyiapkan permainan sains. Acaranya sendiri akan dimulai pada pukul 9 pagi, seusai acara pembukaan yang diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan disampaikannya sambutan dari wakil Bupati dan kepala desa Madobak, serta dari tim 1N3B sendiri. Pada kesempatan permainan sains ini akan ditampilkan pula permainan roket air, simulasi gempa dan berbagai permainan sains lainnya.
Sebelum peresmian Rumah Baca yang akan dilaksanakan hari ini pula, tim Rumba akan memberikan pelatihan Rumah Baca pada relawan setempat. Pada pukul 12 siang, akan dilaksanakan peresmian Rumah Baca. Tim Pengobatan, pada saat yang bersamaan direncanakan mempersiapkan penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis, serta kemudian melaksanakan acara pengobatan sessi pertama. Malam harinya tim Pemutaran Film akan memutar film Laskar Pelangi.
22 Mei 2009
Pengobatan sessi kedua dilanjutkan. Siang harinya tim akan menjelajah desa Madobak.
23 Mei 2009
Persiapan pulang, kembali ke Muara Siberut dan diharapkan tim tiba di Muara Siberut pada pukul 12 siang.
24 Mei 2009
Tim bergerak menuju pulau Sipora dan persiapan berangkat ke Padang dengan menggunakan feri Ambu-Ambu, pada pukul 19.00.
25 Mei 2009
Tiba di Teluk Bayur kembali. Kemungkinan tim 1N3B masih memiliki waktu untuk menjelajah di kota Padang sebelum check in di Airport Minangkabau dan terbang kembali ke Jakarta. Pada pukul 19.00 diharapkan seluruh anggota rombongan kembali dengan selamat, tiba di Jakarta.
Dengan segala kerendahan hati, kami memohon restu dan untaian doa yang tiada putus agar rekan-rekan kita berhasil menyampaikan amanah sahabat 1N3B langsung kepada yang berhak. Restu dan doa sahabat sekalian adalah sumber energi yang akan membangkitkan semangat dan memberi kekuatan untuk terus melangkah, menuju ranah yang konon kabarnya tidak mudah ditempuh.
Akhir kata, marilah kita bersama-sama menyebut nama Allah YME sebagai tanda mulainya perjalanan menuju Siberut. Semoga Allah YME berkenan mengabulkan doa-doa kita dan memberikan kekuatan, kesehatan dan keselamatan pada para volunteer selama mengemban misi mulia ini.
Selamat jalan sahabat, dan berhati-hatilah senantiasa, kembalilah tanpa kurang satu apa pun.
Tabik!
Catatan:
Tulisan ini telah dimodifikasi untuk keperluan situs resmi 1N3B
di sini.
Advertisement
Like this:
Be the first to like this post.
Sukses selalu dengan ‘gerakan’ ini, Yoga.
Semoga semakin diberkati dan diberi jalan lapang…
Semoga Sukses, Lancar tiada hambatan
Semoga berhasil kak gerakannya…
Semoga sukses acaranya..
Kayaknya asyik perjalanannya….
siberut, mentawai..waduuh..perjalanan yang pasti mempesona.
* ngiler
TOP. ..!!
Good luck.. to you all..
wow, sepertinya perjalanan yang mengasyikan. Sukses terus dech Yoga dgn visi & misimu. See you
best regard,
Bintang
mudah-mudahan ndak ada kendala pelayaran ya….
Doa ku apik thok wes, semoga sukses lancar jaya maju bersama.
Aku doakan dari sini ya mbak ^_^
semoga semuanya lancar
maju terus pantang mundur !
semoga selalu lancar jaya, Yog.
eh, ngomong2 kemarin habis photo2 bareng pak Boediono ya ?
Mbak…
masih belum di up date, ya ?