I am Back!
Wuih, udah lama nggak nulis, kangen juga. Jadi, this is it, waktunya untuk memulai kembali. Menulis lagi, pelan-pelan nggak ngoyo, asal rutin dan “sehat”. Untuk itu aku mesti berterimakasih pada beberapa teman yang sudah menghasut aku untuk menulis lagi di blog. Donny Verdian , Jumria Rahman dan Lia Christie salah tiganya. Thanks guys, juga untuk yang namanya tidak kusebutkan di sini, kalau kalian merasa sudah pernah mengingatkanku, percayalah aku senang sekali dan berterimakasih untuk itu.
Sebetulnya, aku tidak berhenti menulis begitu saja. Ada beberapa tulisan yang kubuat tapi aku nggak sreg untuk menerbitkannya, meski di blog pribadi sekali pun, meski di notes FB– situs yang paling kuakrabi saat ini. Mungkin kalau menulis status yang seenaknya sendiri itu termasuk microblogging, maka itulah yang kulakukan saat ini. Silahturahmiku di dunia maya, kuperpanjang dengan meng-up date status, lebih cepat dan mudah dibanding membuat sebuah tulisan. Selain itu, respon yang timbul lebih cepat, padahal banyak komentar dan status yang nggak essential sih. Karena kemudahan ini, aku jadi merasa makin dekat dengan kawan-kawan di FB list dan merasa seolah terjadi interaksi dan komunikasi langsung, seperti halnya fasilitas sms.
Aku ingat, Bu Enny secara lisan pernah mengatakan, bahwa FB membuat kita kurang berkembang. Tentu yang dimaksud dalam hal dunia tulis menulis dan bertukar pikiran. Bisa jadi pendapat ini ada benarnya, tetapi sebetulnya yang terjadi adalah kurang optimalnya kita dalam memanfaatkan fasilitas FB dalam hal tulis menulis. Saat ini untuk kebutuhan blogging di FB sudah cukup memadai. Beberapa penulis, aku lihat memanfaatkannya dengan baik dan mendapat respon yang baik pula dari teman-teman di FB list-nya. Diskusinya berjalan gayeng, enak dan lancar, misi penulis tercapai. Aku baru melihat sedikit kekurangan di FB dalam fasilitas blogging yaitu sentuhan visual yang kurang fleksibel, beda banget dibanding halaman-halaman blog yang umum serta tampilan notes yang tidak bisa nampak personal.
Ya… tetap beda rasa memang. Tak bisa dipungkiri. Menurutku FB memang lebih asyik untuk urusan silahturahmi. FB bisa mendekatkan yang jauh, FB juga bisa menjauhkan yang dekat. FB bisa membantuku menyebarluaskan info-info kegiatan yang kulakukan. FB juga kerap menyita waktuku, menghilangkan moodku menulis yang benar, yang lebih membutuhkan usaha. Gejala yang sama kuamati timbul pada beberapa blogger, sehingga ada yang mengeluh blog jadi sepi. Ada yang sempat berseru-seru di FB, menyuarakan kekhawatirannya, ya Mbak Imelda salah satu yang khawatir.
Tapi FB pula yang menjembatani aku dengan beberapa blogger , yang blog-nya nyaris tidak pernah kukunjungi lagi karena, maaf, tulisannya bukan termasuk genre yang kuminati. Setelah mengamati bunyi-bunyi status dan komentarnya di FB, ternyata aku menemukan bahwasanya dalam kesehariannya beliau-beliau ini tergolong pribadi yang jauh lebih menyenangkan dibanding tulisannya. Jangan ge-er dulu ya, belum tentu sampeyan yang kumaksudkan, karena ada beberapa blog yang tulisannya kusukai, kerap kudatangi, meski aku nggak meninggalkan komentar apa pun di blog tersebut. Hei, ingat aku kan masih demen jadi Phantom of blogs.
Ok, ok, aku tidak mau berpanjang lebar lagi. Aku cuma ingin menyapa kalian lagi dan bilang, “Hai! Aku kembali, this is it, this is the time!”
Pagi ini aku terperanjat *halah* karena Google Readerku menandakan ada tulisan baru di blogmu dan.. benar juga!
Welcome back, Yog!
Aku nantikan tulisanmu yang selalu menarik untuk dikupas pelan-pelan (ketimbang aku pake istilah “ditelanjangi” heheheh)….
Tak perlu ngoyo, yang penting ajeg
Welcome back, Yoga
Hehehe…FB ku berbeda artinya dengan teman-teman, hanya sesekali dilihat. Namun jika aku ingin pesan ke teman, maka aku menulis di inbox FBnya, dijamin nanti segera ada jawaban. Jadi analisaku benar, orang lebih menyukai FB karena kemudahannya. Dan aku mengecek jawaban dari email..hahaha…lucu juga, mengecek dari email, baru masuk ke FB….
Maklum Yoga, kerjaan lagi banyak. Dan mau beli BB masih mikir2 dulu, ntar malah banyak pesan email tanpa kenal waktu….lha sms aja uda bikin puyeng….
dan ayooo update lagi ini sudah hari ke 11 di bulan november mbak
welcome back…
shared something dimana aja sebernernya gak masalah, yg peting bagaimana kita menyampaikannya
ayooo menulis…walaupun sedikit
kalo blog khan exposurenya lebih dalem, FB cuma letupan, ato celetukan2 sehari2, belum bisa mengungkapkan kedalaman berfikir dan emosi kita. Justru seringnya aku maen FB emampuan menulisku semakin menurun, kualitas tulisan jadi buruk. 8 Bulan stuck di FB dan kerjaan, padahal dengan blog aku bisa mencuri banyak ilmu dari teman2 karena ya itu exposurenya dalem… ilmunya juga lumayan jadi referensiku. heheheh
hmmm aku ketinggalan deh…
ok aku cuma mau bilang welcome back
dan aku ngga khawatir kok kalau blogger berpindah ke FB, tapi merupakan kenyataan bhw komentator berkurang drastis
aku sendiri tetap konsisten dengan blogku, meskipun akhir-akhir ini juga rajin akses ke FB.