Hai!
Setelah lama tak punya kesempatan untuk up date, hari ini aku kembali untuk kebaikan (halah!). Ceritanya, lagi-lagi aku menemukan diriku “duduk” diantara teman-temanku di komunitas 1N3B, yang belum tahu apa itu 1N3B, kau bisa cek di sini, atau singkatnya 1N3B adalah singkatan dari 1 Nusa 1 Bangsa 1 Bahasa 1 Bumi, yaitu kumpulan orang-orang seide yang diawali dari teman-teman di milis Pangrango yang bergerak dibidang pendidikan, khususnya untuk membebaskan anak-anak Indonesia di daerah terisolir dari sekat-sekat yang menghalangi mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
Di posting sebelum ini, aku udah sempat menuliskan sedikit rencana progam kami di tahun 2010, apalagi kalau bukan ingin mendirikan rumah baca, memperkenalkan pendidikan sains di alam terbuka, menanamkan kecintaan pada lingkungan hidup dan berupaya memperkenalkan hidup sehat serta mengurangi sedikit beban kesehatan masyarakat, hmm… istilah lazimnya adalah bikin penyuluhan kesehatan dan balai pengobatan gratis.
)
Rencananya, kami, insyaAllah akan menuju tanah Marapu di tengah-tengah savana, daerah semi ringkai tropika (semi arid) yang kekurangan air, sehingga untuk melaksanakan tradisi kami, yaitu belajar mengetahui prinsip roket air mungkin akan sulit dilaksanakan, dan anak-anak mungkin lebih senang belajar termodinamika, misalnya dengan membuat es krim putar… m e s k i p u n juga agak sulit mengingat bahan dasar es putar mungkin sulit ditemukan di sana. Tetapi menurut Fedi, salah satu penggerak 1N3B, “Bayangkan, betapa bahagianya nak-anak yang tinggal di daerah sepanas itu ketika melihat es krim!” . Bagi kami, senyum anak-anak itu bak oase di tengah gurun pasir yang bermunculan dihati akibat kehidupan kota yang sedemikian kerasnya (beneran ini
). Well, tanpa dua permainan itu, masih banyak alternatif untuk permainan dan belajar sains di alam terbuka untuk anak-anak.
Bulan Juli 2010, insyaAllah pada saat itu, volunteer kami siap bergerak ke sana, berbondong-bondong seperti kafilah siap menempuh perjalanan melalui udara dan laut, sebagian besar akan bergerak dari Jakarta menuju Waingapu, sebelum dilanjutkan menuju desa Ngadulanggi, kecamatan Nggaha Oriangu, di Sumba Timur tempat seluruh kegiatan yang aku sebutkan di atas akan dilaksanakan.
Saat ini, kami membuka pintu lebar-lebar untuk sahabat 1N3B yang berminat menjadi volunteer terutama bagi para dokter. Syaratnya tidak berat, sehat jasmani dan rohani sudah mutlak, memiliki misi dan visi yang sama itu harus, bersedia bekerja keras, itu sudah. Sementara syarat yang lain adalah bersedia membiayai perjalanan masing-masing. Berminat? Layangkan profil dan sedikit “love letter” pada kami melalui email satun3b(at)gmail.com.
Ehm, kalau kau nggak ingin jadi volunteer tapi ingin jadi donatur saja juga bisa kok, silahkan baca tulisan yang ini ya supaya nggak salah, sayangkan kalau sumbanganmu nyasar nggak tentu rimbanya. Bagaimana kalau belum bisa donasi dalam bentuk fisik dan materi? Mudah, doakan saja kami agar berhasil dan selamat. Terimakasih kawan.
Hugs!
-Agoy Yoga-