Category Archives: Go Green!

Ini gerakan hijau ala Amalia (on Earth).

If Every Women…

If Every Women…

I read interesting quote in here 



If every woman can urinate standing, Shaanxi Normal University can save 160 tons of water.

Read more: http://www.time.com/time/quotes#ixzz12KOODcWw

This is SIGN IN RESTROOM OF SHAANXI NORMAL UNIVERSITY, In China’s Shaanxi Province, where researches installed six female urinals in an effort to save water.

4 Days to Go to TEN TENETS (10:10)

4 Days to Go to TEN TENETS (10:10)

ten tenets (10:10) yang sedang gencar dikampanyekan diseluruh dunia, misalnya oleh  www.1010global.org, www.350.org dan lain-lain,  adalah upaya penggalangan partisipasi masal di seluruh dunia untuk melakukan aksi pengurangan emisi sebesar 10% selama dua belas bulan atau setiap tahun yang dimulai pada 10 Oktober 2010. Hal ini terkait dengan upaya memperbaiki perubahan  cuaca akibat efek pemanasan global.

Pada hari minggu nanti diseluruh dunia akan dilakukan berbagai macam kegiatan sebagai upaya pengurangan emisi karbon,  seperti penanaman 10 pohon satu orang (ONE PEOPLE TEN TREES: 10-10-10), di Jepang atlet summo akan bepergian dengan mengendari sepeda sebagai ganti kendaraan bermotor,  rumah sakit daerah di Zimbabwe akan memasang solar panel, dan sebagainya. Aksi-aksi ini dilakukan diseluruh dunia, peta aksi di sini. Sampai hari ini (kurang empat hari dari hari H), tercatat akan dilaksanakan 6.391 events di 187 negara.

Siapa yang bisa berpartisipasi? Perorangan atau korporat atau organisasi lainnya bebas berpartisipasi, tetapi offsetting atau emissions trading tidak bisa menjadi bagian kegiatan ini karena yang diharapkan adalah pengurangan emisi secara langsung. Setiap orang yang menyatakan ikut berpartisipasi  diharapkan memilih jenis kegiatan yang dapat memberikan dampak jangka panjang dan mewartakan aktifitasnya.

Bagaimana caranya berpartisipasi? Mudah kok,  jika ingin tercatat sebagai partisipan tinggal daftar di web site 10:10, tak tercatat menurut saya juga no problem yang penting jalankan aksi anda.  Lima ide yang paling umum saat ini di dunia adalah menanam pohon, menggunakan listrik tenaga matahari, bekerja di komunitas penggemar tanaman atau di pertanian organik, menggunakan sepeda untuk bepergian dan memanfaatkan listrik tenaga angin.  Beberapa ide kegiatan bisa ditemukan di sini. Untuk perorangan yang paling sederhana adalah dengan mengurangi makan daging atau tidak bepergian di hari minggu besok untuk mengurangi pemakaian bahan bakar. Mudah kan?

Pertanyaannya sekarang, masak iya sih anda nggak ingin jadi bagian 10:10?

Catatan:

Semuanya ini boleh dilakukan di mana pun anda berada yang terpenting adalah selama dua belas bulan kedepan masing-masing partisipan bisa mengurangi 10% emisi yang dihasilkan, dimulai dari 2010. Sesuai dengan semangatnya untuk membantu mensukseskan pengurangan emisi, 10:10 akan memfasilitasi kampanye -kampanye terkait selama tidak digunakan sebagai kendaraan yang hanya memberikan keuntungan bagi perorangan atau pun organisasi tertentu. Selain itu partisipan dilarang menyisipkan isu-isu moral, sosial ataupun agenda politik dalam kampanye 10:10.

Yuk Kita Terapkan 5S Di rumah!

Yuk Kita Terapkan 5S Di rumah!

Kantor saya termasuk yang menerapkan 5S. Binatang apakah itu? bagi yang belajar manajemen mutu tentu sudah tidak asing dengan istilah ini, 5S singkatan dari seiri, seiton, seiso, seiketsu dan shitsuke istilah bahasa Jepang, yang berarti sorting, straightening, systematic cleaning, standardizing, dan sustaining, yang secara sederhana diterjemahkan sebagai tindakan berikut: singkirkan barang yang tidak perlu, simpan barang sesuai tempatnya, lakukan pembersihan secara sistematik dan jadikan sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari, praktek ini harus dilakukan secara konsisten dan sesuai dengan standar — setiap orang harus tahu tanggung jawab masing-masing, pelihara dan review standar sebagai bagian dari kedisiplinan (catatan: pada akhir-akhir ini ada pula yang menambahkan satu S lagi yaitu safety, hal ini masuk akal sebab tempat kerja yang proper karena telah menerapkan 5S dengan baik akan meningkatkan keselamatan di tempat kerja).

Cara-cara ini selain dapat meningkatkan keamanan di tempat kerja juga dipercaya dapat digunakan untuk melakukan penghematan biaya, meningkatkan efisiensi waktu, meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan karyawan sebab tempat kerja menjadi lebih nyaman dan tentunya memberikan citra yang positif pada perusahaan.

Read the rest of this entry

How Can I Recycle This?

How Can I Recycle This?

Tanpa sadar kita membawa pulang barang-barang ke rumah kita, satu demi satu hingga akhirnya kita benar-benar bersarang. Beberapa barang memiliki masa hidup lebih lama dibanding yang lain, ada pula yang cepat rusak. Saking lamanya sampai bosan menggunakannya dan ingin dibuang saja atau membeli lagi benda dengan fungsi yang sama dengan model yang lebih mutakhir. Waduh tunggu dulu sayang sebenarnya. Atau kasus lain, tentu kita ingin mendapat manfaat sebesar-besarnya dari barang yang kita beli, ibaratnya sampai “tetes” terakhir nggak ada yang sia-sia. Nah, coba tengok situs ini. Siapa tahu anda mendapat inspirasi.

Selain memberikan tip-tip, web ini juga mengajak pembacanya berbagi info. Misalnya nih…

How can I reuse or recycle old spectacles?

After some indepth testing last week (closing one eye then the other, note blurriness, rinse, repeat), I suspect it’s time for me to get some new glasses.

I get new specs every other year or so: partly because with the ones I pick, it’s about the same cost to get completely new glasses as it is to get lenses replaced in my existing glasses and partly because after wearing them for at least 12 hours a day, every day, after a couple of years I fancy a change.

Anyway, I have a number of old pairs hanging around the house – as spares and for wearing when decorating etc. But what else can I do with them?

I have a feeling some charities collect them for redistribution overseas – anyone know of any charities in particular?

Lantas ada yang menanggapi dengan memberikan saran ke beberapa organisasi yang bisa menampung kaca mata bekas seperti kesini http://www.vao.org.uk/showpage.php?id=164/ atau kemari http://www.lionsclubs.org/EN/our-work/sight-programs/eyeglass-recycling/lions-eyeglass-recycling-centers.php .

picture was taken from here.

***

-membayangkan milyardan sampah ditumpuk manusia sejak peradaban dimulai, rasanya jadi terbata-bata-

Green Kampong

Green Kampong

Nadya Hutagalung menjawab, “Apa yang dapat dilakukan orang awam untuk menjadi ‘hijau’?”

“Pelajari fakta-fakta tentang pelestarian alam! Gerakkan teman-teman, keluarga, serta masyarakat untuk menjadikannya gaya hidup. Hal-hal kecil seperti memakai kantong daur ulang bisa menghasilkan perubahan besar. Selain itu, kita harus sadar bahwa pilihan-pilihan kita saat ini menentukan nasib generasi masa depan. Karena, melihat kondisi saat ini, kerusakan planet kita bisa tidak tertolong lagi.”

www.greenkampong.com

ONE PEOPLE TEN TREES: 10-10-10

ONE PEOPLE TEN TREES: 10-10-10

Do you want to be part of a worldwide activity? On October 10, 2010, at 10 am, at least ten countries in Asia and Oceania* are going to plant trees to signify our love for nature and commitment to building and nurturing a shared future. Join us! Here are 10 simple steps to be part of 10-10-10:

* This is a project spearheaded by the JENESYS Future Leaders Programme alumni (Japan East Asia Network of Exchange Students and Youths) from the countries of Australia, Brunei, Cambodia, China, India, Indonesia, Japan, Laos, Malaysia, Myanmar, New Zealand, Thailand, Philippines, Singapore, South Korea and Vietnam to signify cooperation among the region and among friends.

Read the rest of this entry

Memiliki dan Dimiliki

Memiliki dan Dimiliki

senduu-w

Nggak sekali ini, waktu terasa seperti terbang melayang dan terasa tak sabar menunggu aku yang sedang tertatih-tatih, berusaha menyelesaikan semua agenda. Tahu-tahu sudah Minggu. Tahunya, setelah aku panik karena bangun kesiangan dan merasa kemarin itu Senin. Setelah diam sesaat, baru ngeh kalau masih Minggu. Terus tidur lagi? Nggak sih, setelahnya aku memilih berbaring diam. Meneruskan moment of silent, sambil memperhatikan cahaya matahari yang menerobos dari celah jendela. Menikmati berisik-berisik didepan flat yang makin hari kerap terdengar, sejalan dengan pembangunan rumah di lahan kosong depan flat. Mengingat-ingat, kapan terakhir kali suara biola dari rumah sebelah terdengar. Rasanya sudah lama, dan itu karena aku yang jarang berada di flat pada jam latihan biola tersebut. Read the rest of this entry

Ketika Wain Besar Surut

Ketika Wain Besar Surut

Masih lanjutan jurnal foto perjalanan disekitar sungai Wain Besar tanggal 4 Desember 2008.

Ketika sore hari, usai mengunjungi sebuah proyek di daerah Batakan, saya memutuskan kembali ke tepian Wain Besar, untuk mengamati lebih jauh bagaimana kondisi struktur  bngunan yang mungkin masih bisa dimanfaatkan.

Saat tiba di sana kembali, ternyata, sungai telah surut. Bagian daratan yang sengaja disiapkan sebagai pond, tampak tanahnya. Akar-akar bakau bermunculan. Sempat bertanya-tanya, kemana belut yang tadi pagi saya lihat, menyelamatkan dirinya?

Pond yang surut

Pond yang surut

Alam disekitar saya sunyi, meski dari kejauhan, beberapa pekerja terlihat sibuk memotong-motong besi. Tetap sunyi tak terusik, karena luasnya lahan yang saya kitari seorang diri ini. Sesekali kesunyian terganggu, ketika sebuah kapal kecil lewat, meski suaranya tak terlalu berisik, tapi keberadaan kapal itu sendiri menimbulkan sebuah nuansa yang berbeda.

Terusik sesaat

Terusik sesaat

Kemudian mendung datang lagi. Kali ini perasaan saya jadi terbawa suasana. Pandangan saya beralih pada bakau yang hijau segar, sambil merenungi sang Pencipta. Pemilik segala keindahan di dunia ini. Saya jadi merasa lebih nyaman. Entahlah.

Daun bakau yang segar

Daun bakau yang segar

Beginilah saya mengkombinasikan tugas dan kesenangan. Sambil mengerjakan tugas, saya bersyukur punya kesempatan untuk mengamati lingkungan di sekitar saya. Jika dirasakan, sebenarnya saya tengah menyegarkan diri dan pikiran. Dan kemudian saya dapati, saya tengah memandangi tarian rumput.

Tarian rumput...

Tarian rumput...

Seperti sungai, kehidupan juga ada pasang dan ada surut. Ada pasang surut yang disengaja, ada yang memang sudah semestinya demikian. Ah, maksud kalimat saya itu begini, tak ada pasang surut yang tak disengaja, sebab pada dasarnya pasang surut mengikuti sunatullah.

Demikian juga ketika saya terpaksa “surut” beberapa hari ke depan, karena memang sudah semestinya demikian.  Untuk sementara ijinkan saya mengucap hastala vista baby! Sampai ketemu lagi.

Terkadang mesti surut...

Terkadang mesti surut...

 

*Mencoba menggunakan kamera yang lebih canggih. Nikon D60 10MP

Hitam Putih Wain Besar

Hitam Putih Wain Besar

Ini adalah jurnal foto kedua, sebuah perjalanan singkat, di satu sisi Sungai Wain Besar, Kariangau, Balikpapan, Kalimantan, Kamis 4 Desember 2008.

Apa makna sungai bagimu? Bukankah ia sumber kehidupan, sekaligus saksi sebuah kerusakan. Yang senantiasa mengalirkan tirta dan memberi jalan untuk sebuah peradaban, awal sebuah sejarah. 

Para Hokkian di pesisir utara Jawa, menganggap sungai adalah aliran sejarah yang kan menuntun mereka pada riwayat para leluhur. Dari Samudra mereka datang, dan membangun peradaban di sudut-sudut daratan yang lebih dalam, melalui sungai-sungai.

cimg81541

Kemudian mendung berkesiur, gerimis turun, dan air bertemu air, air bertemu semilir angin, membentuk riak dan alam seperti puisi. Ketika mentari kemudian muncul, tertangkaplah sebuah cermin alam dari sudut yang tak biasa.

cimg8185

Dan tak selamanya sungai memberi kenyataan indah.

cimg8179

 

*Masih menggunakan Casio Exilim 7.2MP

Suatu Siang di Tepian Sungai Wain Besar

Suatu Siang di Tepian Sungai Wain Besar

Ini adalah  jurnal foto bagian pertama, sebuah perjalanan singkat, di satu sisi Sungai Wain Besar, Kariangau, Balikpapan, Kalimantan, Kamis 4 Desember 2008.

Jelang tengah hari disekitar latitude 1.2019 S, longitude 116.8159E, saya menyempatkan diri mengambil beberapa foto. Saat itu saya menggunakan kamera saku digital, yang baterainya mulai habis. Kemudian, ketika baterai kamera saku itu benar-benar habis, mulailah saya menjajal kamera SLR, sekadar mencari rasa.

Saya ingat apa yang dikatakan oleh Kristupa Saragih (fotografer.net), untuk menghasilkan foto yang berkualitas, kita tak melulu mengandalkan kamera yang canggih, ia menantang untuk  memaksimalkan kamera apapun, termasuk kamera HP. Lantas, kemarin saya punya kesempatan untuk menjajal tiga jenis kamera, sebuah pocket digital (Casio exilim 7.2 MP), kamera HP (Nokia E71, 3.2 MP), dan sebuah SLR (Nikon D60 10MP) yang dipinjamkan oleh seorang teman. Sebuah kesempatan yang baik untuk mengejawantahkan kalimat Kristupa.

Nah, foto dibawah ini diambil menggunakan Casio Exilim, yang sudah digunakan untuk mengambil kurang lebih 8,000 foto (2,000 foto lagi dan rencananya ia akan dipensiunkan). Silahkan menikmati.

Meninjau bakau...

Meninjau bakau...

Yang sesekali lewat...

Yang sesekali lewat...

Pond untuk kayu

Pond untuk kayu

Jam 12 waktu Indonesia tengah, jalanan sunyi...

Jam 12 waktu Indonesia tengah, jalanan sunyi...

Mengintai yang pacaran

Mengintai yang pacaran...

Rumah masa depan. Setiap perjalanan akan berakhir di sebuah rumah, tanpa alamat, tanpa kotak surat, seperti Ibrahim ketika ditanya, akan kemana? Aku akan ke Tuhanku.

Rumah masa depan. Setiap perjalanan akan berakhir di sebuah rumah, tanpa alamat, tanpa kotak surat, seperti Ibrahim ketika ditanya, akan kemana? Aku akan ke Tuhanku.

Klik saja, jika ingin lihat foto yang lebih jelas dan lebih besar.